Direktur NII Ajak Kaum Intelektual Evaluasi Kinerja Said Assegaf?

Direktur NII Ajak Kaum Intelektual Evaluasi Kinerja Said Assegaf?

BERBAGI
Said Assagaf : Mantan Sekda/Gubernur Maluku
Photo

DELINDO – Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah kejahatan kemanusiaan, maka wajib hukumnya kita harus lawan tanpa pandang bulu dan wajib hukumnya di perangi.

Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) telah di praktek oleh Said Assegaf (Maluku), salah satu contoh paling nyata adalah Sekda Maluku saat ini adalah satu suku dengan Said Assagaf dan beberapa SKPD Provinsi adalah diduga kuat terlibat dalam beberapa kasus korupsi di Maluku,akan tetapi Said Assegaf tetap memaksakan dirinya mengangkat mereka sebagai pembantunya. Ujar Direktur Nusa Ina Institute (NII) Abdullah Kelrey, saat di mintai komentarnya terkait sitda maluku menjelang pilkada 2018, di hotel atlit bilangan senayan jakarta. Jumat,(09/6)

“Tidak ada kata lain hanya lawan dan perangi orang seperti itu.”

Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak kawan – kawan Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda untuk mari bersama – sama kita lawan, birokrasi yang notabene nya penuh dengan kejahatan KKN.

Lanjut kelrey, sebagai generasi Muda Maluku kita memiliki tanggung jawab besar dalam memperbaiki birokrasi yang buruk itu, bagaimana caranya, kata kelrey lagi, ya kita harus lawan dan musnakan, agar kedepan maluku bersih dari tangan – tangan jahil yang ada, namun sebaliknya jika kita diam, berarti, sama saja kita biarkan kejahatan tumbuh subur di Maluku. Pungkas kelrey

“Mari bersatu lawan kejahatan karena kita ini kelompok intelektual bukan kelompok intoleran yang bermodal takbir dan peci putih.”

Momentum pilkada provinsi Maluku yang nantinya akan di laksanakan pada tahun 2018 mari kita kawal dari sekarang jangan sampai tangan – tangan jahil ini bebas melakukan kerja – kerja mereka, terakhir kelrey mengajak kaum intelektual untuk mengevaluasi kinerja Gubernur Maluku selama empat tahun ini. Tutupnya