Mahasiswa Berikan Waktu 1×24 Jam Kepada Presiden Jokowi Untuk Copot H.M.Prasetio

Mahasiswa Berikan Waktu 1×24 Jam Kepada Presiden Jokowi Untuk Copot H.M.Prasetio

BERBAGI
Presiden Jokowi
Photo

DELINDO – Hiruk – pikuk penegakan hukum saat ini membuat masyarakat galau dan kepercayaan nya menurun.

Persoalan penegakan hukum makin tendensius karena lembaga hukum di sesuaikan dengan selera partai politik tertentu, padahal lembaga penegak hukum sangat di butuhkan oleh masyarakat. Ujar Ketua Komitte Nasional Persatuan Mahasiswa Indonesia, Muhammad Tasrif Tuasamu, dalam siaran elektronik nya, minggu, (02/7).

Lembaga penegak hukum di harapkan hadir untuk melayani dan mengayomi masyarakat dan tidak boleh di lemahkan oleh siapapun. Termasuk Presiden RI . Jadi penegakkan hukum harus sesuai dengan ketentuan UU Yang berlaku, bukan berdasarkan selera pemimpin nya atau partai politik tertentu. Ujar yang juga Mahasiswa Universitas Tantular

Muhammad Tasrif Tuasamu : Ketua Komitte Nasional Persatuan Mahasiswa Indonesia

Lanjutnya lagi,  Refi sapaan akrabnya, mengatakan bahwa, faktanya saat ini kinerja penegakan hukum makin tidak becus, sebagai mana saat ini terjadi di Kejagung RI di bawah pimpinan HM. Prasetio, penegakan hukum terlihat tendensius dan di sesuaikan dengan seleranya, apalagi diduga kuat HM. Prasetio adalah titipan dari partai tertentu, sehingga mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak Hukum makin berkurang. Pungkas Refi sapaan akrabnya

“Sangat jelas adanya pelemahan terhadap lembaga penegak hukum di internal Kejaksaan Agung sendiri.”

Berangkat dari sini kami yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Indonesia mendesak Presiden Jokowi untuk segera Mencopot M.H. Parstyo dari jabatanya karena membuat kegaduhan di republik indonesia tercinta.

Saat nya kami tagih janji politik Presiden, jika tidak melaksanakan janjinya sebagaimana tertuang dalam poin ke empat nawacita maka kami anggap presiden tidak menjalankan janjinya, berarti sama saja presiden tidak konsisten dengan janjinya. Pungkas nya lagi

Jadi sekali  lagi kami ingatkan kepada Presiden Jokowi, dalam 1×24 Jam, tidak mencopot atau menggantikan H.M. Prastyo. Maka kami meminta masyarakat untuk bersatu mendesak Presiden Jokowi agar turun dari jabatanya. Tukasnya.

Untuk di ketahui bersama bahwa, pada poin ke empat nawacita berbunyi “menolak negara lemah dengan melakan reformasi sistem dalam penegakan Hukum yg bebas korupsi dan bertabat dan terpercaya. (fdl)