Penandatanganan Komitmen Bersama Target Kinerja UPP Tahun 2018.

Penandatanganan Komitmen Bersama Target Kinerja UPP Tahun 2018.

BERBAGI
Photo/Humas.itjen
Photo

TANGERANG – Berbagai upaya untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) telah dilakukan sejak zaman orde baru sampai dengan era reformasi sekarang ini. Namun demikian, praktik pungli tersebut masih terus terjadi. Maraknya kasus pungutan liar yang terjadi di Indonesia telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangs dan bernegara.

Presiden Jokowi memperingatkan seluruh Kementerian/Lembaga untuk menghentikan praktik pungli, sehingga Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) tanggal 20 Oktober 2016. Pencegahan terhadap pungli juga menjadi perhtian serius Kemenkumham dengan mengeluarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-01.PW.02.03 Tahun 2017 tentang Unit Pemberantasan Pungutan Liar di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Disela-sela acara, Para Kepala Kantor Kemenkumham melakukan penandatanganan Komitmen Bersama Target Kinerja UPP Tahun 2018.

Pemberantasan pungli sangat urgent karena tugas dan fungsi Kemenkumham yang sangat besar dan heterogen dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, yaitu terdiri dari 43.526 pegawai yang tersebar di 920 satuan kerja di seluruh Indonesia dan Perwakilan Imigrasi RI di Luar Negeri merupakan sumber daya yang memiliki potensi srategis jika diberdayakan dengan baik khususnya dalam memberikan layanan public secara prima.

Untuk itu, dalam mewujudkan program nawacita pemerintahan saat ini, maka Kemenkumham hadir ditengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yag terbaik dan mewujudkan pelayanan publik yang zero pungli di lingkungan Kemenkumham, ucap Inspektur Jenderal Kemenkumham Aidir Amin Daud pada penutupan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan UPP Saber Pungli Kemenkumham Tahun 2017 di Hotel Novotel Tangerang, Banten (19/09).

Inspektur Jenderal Kemenkumham mengajak kepada seluruh jajaran, agar selalu memperbaiki kualitas layanan dan kinerja Kemenkumham, “kita MAMPU dan MAU untuk berubah”. Ayo kita berubah menjadi lebih baik, lebih bersih dan lebih akuntabel serta memberikan kemudahan dalam pelayanan publik kepada masyarakat, ajakan Aidir Amin Daud.

Akhir sambutan, sambil menunggu proses persiapan kegiatan tahun 2018 untuk tetap terus bekerja melakukan pencegahan dan pemberantasan pungli secara terus menerus hingga apa yang kita cita-citakan yaitu mewujudkan Kemenkumham yang bersih dari pungli, pesan Aidir.

Mari sama-sama kita kita benahi dan kita rawat kinerja Kemenkumham sehingga menjadi Kemenkumham yang maju, mandiri dan berintegritas, tambahnya.

Sumber – Humas.itjen