Gerakan Relawan Jakarta Utara Ajak Warga Lawan Bisnis Lendir

Gerakan Relawan Jakarta Utara Ajak Warga Lawan Bisnis Lendir

BERBAGI
Gambar Hotel Alexis Jakarta Utara [luthfan.com]
Photo

JAKARTA – Daerah Khusus Ibukota Jakarta adalah ibu kota negara Indonesia. Jakarta merupakan pusat pusat dari segala bisnis, dari bisnis yg halal sampai yg harampun banyak kita lihat di jakarta salah satunya adalah BISNIS PROSTITUSI, para pekerja sek komersional di jadikan mesin mendulang keuntungan, mereka bekerja melayani nasfu para penikmat sahwat .

Praktik prostitusi di negeri ini memang sudah sangat kronis. Meski kegiatan tersebut sudah banyak dilarang maupun ditentang oleh sebagian masyarakat di banyak tempat, tetap saja banyak individu yang berasal dari berbagai suku maupun agama yang hobi menjalaninya. Ungkap Ketua Umum Gerakan Relawan Jakarta Utara, Mahdi Cholid, lewat pesan elektroniknya, Minggu, (15/10)

DKI jakarta ada tempat yg menjadi legenda Prostitusi dimana tempat ini adanya kegiatan jual beli hawa nasfu dan sangat laris manis di tempat tersebut. Tempat itu bernama Alexis. Hotel alexis selalu menjadi perbincangan persoalan karena maraknya prostitusi dari mitos ada surga dunia di lantai 7 sampai beberapa kali pemda dan anggota DPRd DKI Jakarta menyebut hotel alexis sarangnya prostitusi dan harus di tutup, akan tetapi sampai sekarang praktek jual beli hawa nafau di ALEXIS masih saja terus berjalan, kenapa?

Kami warga jakarta merasa bertanya ‘ kenapa lokalisasi kalijodo bisa di berhentikan dan di hilangkan sedangkan ALEXIS tidak bisa diberhentikan praktek prostitusinya,apakah pemda DKI khususnya dinas pariwisata takut atau memang BUTA MATA dan HATI karena diduga sudah menerima kiriman uang berlendir berlebel ALEXIS. Tukasnya lagi

Agenda yg di sampaikan oleh gubernur dan wakil gubernur anies sandi si saat masa kampanye adalah menutup ALEXIS dan sekarang kami menagih janji itu, agar bapak gubernur dan wakil gubernur anies sandi mau menjalankan niatnya untuk menutup kegiatan prostitusi yg ada di ALEXIS. Sehingga harapan kami para warga jakarta utara bisa melihat lega karena sarang perzinahan yg akan mendatangkan bencana di jakarta utara sudah tidak beroperasi lagi, untuk itu kami Gerakan Relawan Jakarta Utara akan memberikan Gembok dan rantai kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI – Jakarta sebagai simbol keseriusan kami menutup tempat maksiat di jakarta. Tegas Mahdi.

Pada akhir pesannya Mahdi menutup dengan ucapan, “Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh…. Allah Akbar …. Allah Akbar.