HMI Cabang Jakarta Pusat – Utara, Tolak Reklamasi

    HMI Cabang Jakarta Pusat – Utara, Tolak Reklamasi

    BERBAGI
    Photo

    RELEASE – Keberlanjutan Proyek Reklamasi Teluk Jakarta untuk siapa.? Belakangan ini kita melihat sikap pembantu Presiden yang begitu menginginkan keberlanjutan pembangunan Reklamasi Teluk Jakarta, dengan telah dicabutnya moratorium dengan dikeluarkannya surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dengan Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017. Pada tanggal 05 Oktober 2017, yang begitu terlihat tergesa – gesa, seakan dikejar maut.

    Reklamasi Teluk Jakarta adalah bentuk dari perampasan ruang laut untuk kepentingan kantong – kantong pribadi dan perampasan laut demi kepentingan bisnis.

    Reklamasi Teluk Jakarta, telah menghilangkan ruang aktivitas nelayan mencari ikan dan menghilangkan fhising ground ikan. Belum lagi di tambah dengan bersarnya dampak negatif reklamasi terhadap ekosistem yang bisa disebut sebagai bentuk kejahatan lingkungan hidup yang mengancam kelangsungan warga sekitar dan nelayan yang berkepanjangan.

    Bisa kita lihat dimana pada tahun 1995 proyek Reklamasi telah menggusur 10.000 nelayan, tahun 2003 menggusur 23.100 ( 21.000 penangkap ikan, 2.000 petani kerang hijau, dan 100 petambak ). Adapun pada tahun 2016 reklamasi teluk jakarta akan menggusur 17.000 nelayan. ( Karim 2003 ).

    Apalagi selama ini Menko Maritim LBP belum membeberkan hasil kajian yang selalu menjadi alasan keberlangsungan proyek reklamasi teluk jakarta kepada publik, baik itu nasib nelayan, keselamatan ekologis dll. Seharusnya hasil kajian kajian yang selalu menjadi alasan LBP itu disampaikan di hadapan publik, sehinggga masyarakat pun tau.

    Mengklaiman LBP yang mengatakan bahwa, dia telah mendapat restu dari pihak-pihak yang berkaitan soal reklamasi teluk jakarta. Jelas jelas tidak dibenarkan oleh Susi Pudjiastuti, “Nelayannya kan kita mesti kita tanya dulu seperti apa, mau tidak.? Tidak bisa kita bicara, Oh oke selesai, cabut. Oh ini proyek reklamasi jalan terus nelayan nanti dapat kompensasi”. lihat republika.

    Ini seakan tipu muslihat ! “Sudah kalian masyarakat nelayan percaya saja”.

    Mengingat Menteri Kelautan dan Perikanan, Ibu Susi Pudjiastuti, pernah mengatakan bahwa, reklamasi teluk jakarta berdampak besar pada nasib nelayan dan lingkungan setempat. Berdasarkan pemaparan diatas maka dengan ini kami dari HMI Bidang Lingkungan Hidup yang tergabung dalam Komite Penyelamatan Teluk Jakarta, akan terus mengawal dan menolak pembangunan proyek reklamasi teluk jakarta dan menagi janji Anis-Sandi “Menghentikan reklamasi teluk jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga negara”.
    Adapun beberapa desakan kami berdasarkan pemaparan diatas:

    1.Presiden segera keluarkan Keppres hentikan Reklamasi Teluk Jakarta
    2. Presiden segera copot Menko Maritim ( LBP )
    3. ‎Meminta kepada KLHK, segera cabut izin lingkungan proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

    Oleh Fadli R
    HMI Bidang *Lingkungan Hidup
    Jakarta Pusat Utara *2017/2018

    Tolak Reklamasi
    Stop Tipu Tipu
    Keberlanjutan Pembangunan Reklamasi Teluk Jakarta Untuk Siapa.?