Sekjen Kemhan Harapkan Anak Muda Harus Jeli dan Peduli

Sekjen Kemhan Harapkan Anak Muda Harus Jeli dan Peduli

BERBAGI
Photo

BOGOR – Para Taruna Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Kemenkumham diharapkan memiliki sikap “Jeli dan Peduli.” Jeli melihat perubahan dan kejadian di lingkungan dan peduli untuk memastikan bahwa segala sesuatu berjalan dengan baik.

Untuk itu tumbuhkan sikap “Jeli dan Peduli.” Indonesia membutuhkan kader muda bela negara untuk membela negara ini agar tidak terpuruk dari kemiskinan, keterbelakangan, ketidakdisiplinan dan dari ketidakteraturan agar terwujud negara yang mandiri.

Aplikasi dan penerapan “Jeli dan Peduli” haruslah dimulai dari hal yang kecil dan dari diri sendiri. Hal tersebut diungkapkan Sekjen Kemhan Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja saat memberi pengarahan dihadapan 103 Peserta Diklat Kader Bela Muda Bela Negara di Lingkungan Pendidikan bagi Taruna Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Kemenkumham, di Badiklat Bela Negara Rumpin Bogor, Kamis (26/10).

Lebih lanjut Sekjen menambahkan kepada para taruna untuk menjadi generasi pelopor dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan mudah terprovokasi oleh berita hoax, ujaran kebencian maupun fitnah. Sebaiknya setiap informasi itu disaring terlebih dulu sebelum di sharing dibagikan,” ujar Sekjen. Apapun yang kita lakukan haruslah demi kepentingan bangsa dan negara.

“Jangan terpengaruh oleh hasutan-hasutan negatif untuk memerangi negara.”

Untuk itulah para taruna Poltekim dan Poltekip berada di Diklat Bela Negara Kemhan untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kader Muda Bela Negara agar para taruna dapat menjadi kader bela negara dimanapun berada mulai dari keluarga, kampus, masyarakat dan dimanapun para taruna ditugaskan.

Mengakhiri pengarahannya, Sekjen juga berpesan kepada para taruna Poltekim dan Poltekip untuk membesarkan persamaan dan mengecilkan perbedaan. Berikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dengan kerja nyata dan kerja bersama untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat bela negara.