WASEK PTKP HMI Jakarta Pusat-Utara, Desak KPK Tetapkan Muhammad taufik Sebagai Tersangka...

WASEK PTKP HMI Jakarta Pusat-Utara, Desak KPK Tetapkan Muhammad taufik Sebagai Tersangka Korupsi Reklamasi Teluk Jakarta.

BERBAGI
Photo

Jakarta –  Riwayat reklamasi tidak ada habisnya. Setelah akhirnya berganti ke pemimpin jakarta yang baru, reklamasi masih menjadi pembahasan yang penting. Melihat kembali apa tujuan adanya reklamasi adalah merujuk pada penambahan luas wilayah ibu kota. Namun kenyataannya aspek sosial, hukum dan lingkungan justru terabaikan.

Kali ini Wakil Ketua DPRD DKI JAKARTA Muhammad Taufik kembali di sebut namanya sebagai otak intelektual dari Korupsi Reklamasi Teluk Jakarta dari sekian banyak oknum yang sudah di tetapkan oleh KPK sebagai tersangka.

PTKP HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara Imran Katmas Menyebutkan bahwa muhammad taufik terindikasi kuat keterlibatannya sebagai Otak Intelektual dalam Korupsi Reklamasi Teluk Jakarta secara Ber-Jamaah.

Lebih jauh imran menambahkan bahwa Keterlibatan Muhammad taufik sebagai tersangka adalah hal yang tepat dan benar, di lihat dari percakapan antara Muhammad Taufik dengan Prasetio Edi Marsudi dan Aguan melalui Pemutaran Rekaman sadapan Telpon oleh Jaksa saat di dalam persidangan dengan Terdakwa Eks Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Ujar Imran Katmas (Wakil Sekertaris PTKP HMI Cabang jakarta Pusat-Utara) saat di temui di sekretariat HMI  jl. Cilosari 17 menteng jakarta pusat, Selasa, (21/11/2017)

“Kami meyakini adanya Indikasi Kuat bahwa Muhammad Taufik adalah Otak Intelektual dalam Korupsi Reklamasi Teluk Jakarta secara Ber-Jamaah sangat tepat dan benar”. Tutur Imran

Olehnya itu, Imran katmas menegaskan agar KPK sebagai institusi berwenang segera memanggil Muhammad Taufik untuk ditetapkan sebagai tersangka Dalam Josua Korupsi Reklamasi Teluk Jakarta. Pasalnya, Muhammad Taufik sebagai Mantan Narapidana Korupsi yang Menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI JAKARTA saat ini sudah sangat nyata melalui banyak kesaksian Terpidana dalam Kasus Korupsi Reklamasi. Ia menambahkan bahwa Muhammad Taufik sebagai oknum utama yang memiliki Andil dalam penundaan Raperda Zonasi dan Tata Ruang Pulau Reklamasi Teluk Jakarta. Tutup Imran