Release Akhir Tahun : Pembantu Jokowi Gagal, Segera Direshuffle

    Release Akhir Tahun : Pembantu Jokowi Gagal, Segera Direshuffle

    BERBAGI
    Presiden Jokowi
    Image result for banner website

    Jakarta – Penggunaan APBN harus sepenuhnya digunakan untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan masyarakat, dan  harus dipastikan rakyat benar-benar bisa mendapatkan manfaat dari penggunaan APBN tersebut. (Jokowi)

    Namun pada akhir tahun 2017 kami melihat negara indonesia semakin kacau balau, ekonomi makin lesu.

    Sangat di sayangkan uang negara sudah di gunakan, namun, harga bahan pokok naik, negara banyak konflik, persoalan negara makin rumit dengan berbagai kebijakan yang banyak merugikan negara, rakyat dan tidak sesuai dengan gagasan nawacita.

    Padahal Gagasan Nawacita Jokowi – JK sangat jelas, jika di terapkan dengan baik maka negara pasti aman dan makmur sebagai mana tertuang dalam Sembilan Poin Nawacita.

    Akan tetap masih saja banyak kebijakan yang melenceng. Lalu siapa yang salah, jawaban nya adalah pembantu Presiden, kesalahan kebijakan di lakukan oleh pembantu Presiden Jokowi. Diantara nya Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Agama, Menteri Kelautan dan Perikanan, Kemenko Maritim, Kemenko Polhukam dan Kementrian BUMN.

    Untuk itu di akhir tahun ini kami sampaikan kepada Presiden Jokowi untuk segera “Direshuffle, “Menko dan Menteri yang kami sebut di atas.”

    Sesuai informasi yang kami dapatkan, bahwa, lembaga – lembaga yang kami sebut di atas sampai sekarang kinerja mereka tidak sesuai dengan kenyataan.

    Catatan :

    Salah satu contoh : “Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini disclaimer  atau Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atas laporan keuangan tahun  2016 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).”

    Jakarta, 31 – Desember 2017.

    Abdullah Kelrey :
    Ketua Komite Nasional Garda Nawacita